Surabaya, Tagarjatim.id – Kodam V/Brawijaya resmi meluncurkan program Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-123, yang akan dilaksanakan di lima daerah di Jawa Timur. 5 daerah tersebut yakni Kabupaten Tulungagung, Tuban, Lumajang, Bondowoso, dan Bangkalan. Program ini bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan kegiatan sosial.
Pangdam V/Brawijaya, Mayjen TNI Rudy Saladin, mengumumkan pelaksanaan TMMD ke-123 dalam paparan Dansatgas TMMD yang digelar di Ruang Bina Yudha, Makodam V/Brawijaya, Surabaya, Senin (17/2/2025). Acara tersebut dihadiri oleh pejabat utama Kodam, Dansatgas, serta perwakilan instansi terkait untuk membahas persiapan pelaksanaan program.
TMMD ke-123 dijadwalkan berlangsung mulai 19 Februari hingga 20 Maret 2025. Program ini tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga mencakup aspek non-fisik, seperti edukasi hukum, layanan kesehatan, serta peningkatan kualitas pendidikan masyarakat.
“TMMD bukan hanya sekadar pembangunan infrastruktur, tetapi juga menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat, termasuk edukasi hukum, layanan kesehatan, dan peningkatan pendidikan,” ujar Mayjen TNI Rudy Saladin dalam paparannya.
Selain pembangunan jalan, jembatan, dan fasilitas umum lainnya, TMMD ke-123 juga mencakup program unggulan dari Kepala Staf Angkatan Darat, Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, seperti penyediaan air bersih, ketahanan pangan, rehabilitasi rumah tidak layak huni (RTLH), pembangunan MCK, serta upaya penurunan angka stunting.
Pangdam V/Brawijaya menegaskan pentingnya sinergi antara TNI, pemerintah daerah, dan masyarakat dalam mensukseskan program ini. Ia berharap TMMD ke-123 dapat membawa perubahan nyata bagi warga, terutama di daerah terpencil dan terisolasi.
“Saya mengimbau seluruh jajaran yang terlibat dalam TMMD ini untuk bekerja dengan penuh dedikasi dan ketulusan, demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat,” pungkas Rudy Saladin.
Dengan berbagai program yang telah dirancang, TMMD ke-123 diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat dan memperkuat kemanunggalan antara TNI dan rakyat. (*)

















